Senin, 07 Juni 2010


Persit Jajaran Cabang LVIII Jalin Kebersamaan Lewat Olah Raga Bareng
Blitar –
Untuk lebih meningkatkan tali silaturahmi dan kebersamaan, banyak cara dapat dilakukan. Salah satunya adalah seperti yang dilakukan Pengurus Persit KCK jajaran Cabang LVIII Brigif 16/WY PD V/Brawijaya. Kamis (3/6) lalu, mereka melaksanakan olah raga bersama yang dilaksanakan di Mako Yonif 511/DY Blitar.
Dimana olah raga bersama tersebut, diawali dengan Senam Sehat Bersama (SSB) yang dilakukan di lapangan upacara Yonif 511/DY yang dipimpin oleh anggota Persit KCK Ranting 2 Yonif 511/DY selaku tuan rumah.
Alam pun seolah memberi restu kegiatan tersebut, dengan cerahnya suasana pagi itu. Bahkan butiran-butiran air kecil pun sempat beberapa menit jatuh dari langit, namun demikan itu tidak mengganggu jalannya acara tersebut.
Kelar senam bersama, lalu Pengurus Persit KCK jajaran Cabang LVIII Brigif 16/WY itu pun langsung berjalan kaki bersama-sama menuju lapangan tenis lapangan, bola voli, futsal dan bulu tangkis. Yang memang semua lokasi tersebut berada dalam satu kawasan.
Ketika sampai di kawasan olah raga tersebut, dan sebelum memulai kegiatan, merekapun melaksanakan sarapan/makan pagi bersama dengan menu makanan khas Blitar, yaitu punten. Kelar itu barulah mereka menuju ”medan laga” untuk bertanding antar Pengurus Ranting.
Dan dalam waktu yang bersamaan maka tiap lapangan tersebut langsung penuh dengan atmosfir ”pertandingan yang panas”. Bahkan saking semangatnya dalam melaksanakan pertandingan tersebut, Ketua Persit Ranting 3 Yonif 521 Ny. Dewi Iskandar yang berpasangan dengan Ketua Persit Ranting 4 Yonif 527 Ny. Siti Latifah Ramli, sempat terjatuh di lapangan bulu tangkis, saat melawan pasangan Ketua Persit Cabang LVIII Ny.Nining Dedy Kusmayadi dan Ketua Persit Ranting 2 Yonif 511 Ny. R. Widaningrum.
Tak hanya itu, bahkan Ketua Persit Ranting 2 Yonif 511 Ny. R. Widaningrum sendiri juga sempat terjatuh dan menghentikan pentandingan, saat melaksanakan pertandingan tenis lapangan.
Disisi lain sebelum acara tersebut dimulai, dalam prakatanya Ketua Persit Cabang LVIII Ny.Nining Dedy Kusmayadi menegaskan kegiatan olah raga bersama yang berkala ini merupakan salah satu wahana berbagi dan bertukar informasi serta pengalaman dalam organisasi ke-persit-an.
Ibu dari Andika Purbawisesa itu juga mengharapkan agar seluruh Pengurus Persit jajaran Cabang LVIII agar lebih meningkatkan kepedulian terhadap anggotanya serta Satuan tempat mereka bernaung. Karena dampak dari perkembangan era globalisasi sekarang ini tidak mengenal kalangan, jadi siapa saja dapat terkena dampaknya. Terutama yang perlu diantisipasi adalah dampak negatifnya.
Sedangkan Ketua Persit Ranting 2 Yonif 511 Ny. R. Widaningrum dalam kesempatan yang sama pula mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikannya dan juga jajarannya sebagai penyelenggara kegiatan tersebut. Serta ia berharap melalui kegiatan ini dapat lebih meningkatkan tai silaturahmi antar Pengurus Persit se jajaran Cabang LVIII Brigif 16/WY. (pr)

Minggu, 06 Juni 2010




Dandenma Brigif 16/WY Tutup Latnis Ton Taikam

Kediri –
Sore itu, hujan deras mengguyur dengan kawasan Kediri Raya. Namun di lapangan nan hijau dibawah kaki Gunung Klotok Komplek itu, tampak berdiri tegak prajurit berseragam PDL yang berbaris rapi. Seolah tanpa menghiraukan butiran-butiran air yang terjatuh dari langit, mereka tampak tetap tegak berdiri dan terus mengikuti tiap tahapan acara yang tengah mereka ikuti itu.
Ya...para prajurit tersebut adalah perwakilan prajurit jajaran Brigif 16/WY yang tengah mengikuti acara penutupan Latihan Teknis Peleton Pengintai dan Pengamanan (Latnis Ton Taikam) jajaran Brigif 16/WY, yang ditutup oleh Dandenma Brigif 16/WY Mayor Inf Suko Edi Winarto,S.Sos. yang ditandai pelepasan tanda peserta dan pelatih Latnis Ton Taikam.
Sementara itu ditemui usai acara penutupan, Dandenma Brigif 16/WY Mayor Inf Suko Edi Winarto mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit dalam melaksanakan tugas pengintaian dan pengamanan pada pelaksanaan tugas operasi.
Oleh karenanya, ayah dari Yuro Wira Yudha ini mengharapkan, seusai mengikuti Latnis ini prajurit tersebut lebih mampu melaksanakan tugas sebagai pengintai depan dan pengamanan dalam tugas operasi, melaksanakan Interogasi, pengusutan, penipuan dan sebagai pos pengamat.
Serta mampu melaksanakan penggalangan dan membentuk jaring intel, mengerti membuat administrasi intel dan mampu membuat kaver atau kedok.
Disisi lain, kegiatan yang dilaksanakan di sekitaran Brigif 16/WY itu, telah dilaksanakan sejak Selasa (25/5) lalu, dan baru ditutup Jum’at (4/6) sore itu.
Kasi Intel Brigif 16/WY Kapten Inf Deni Eka Gustiana, selaku Katim Evaluasi yang didampingi Lettu Inf Heri Purwanto selaku Komandan Latihan mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan selama 9 hari tersebut memberikan materi tentang Penyelidikan yang meliputi Interogasi dan Pengintaian. Lalu Pengamanan meliputi Pengusutan, Penipuan dan Pos Pengamat. Serta Penggalangan yang mempelajari Demonstrasi, Pemogokan dan Sabotase.(pr)

Kodim 0803/Madiun Jaring Pemuda Berprestasi

Madiun –
Lapangan sepak bola Kelurahan Kenongo Kecamatan Manguharjo Kab.Madiun yang biasanya tampak lengang, dalam seminggu terakhir tampak ramai. Terhitung sejak Sabtu (29/5) hingga Kamis (3/6) lalu lapangan sepak bola tersebut selalu dipenuhi dengan suporter sepak bola yang ingin melihat timnya bertanding. Sorak sorai pun bergemuruh dilapangan yang terbuka itu.
Benar saja lapangan tersebut memang sengaja dipilih Kodim 0803/Madiun untuk melaksanakan pertandingan sepak bola antar Koramil sejajaran Kodim 0803/Madiun, dalam rangka mencari dan penyiapan bibit pemain sepak bola.
Seperti dikatakan Dandim 0803/Madiun Letkol Inf Made Gerina Yasa yang didampingi Pasiter Kapten Kav Umar dan Pasiops Kapten Inf Heru, usai menyerahkan tropi serta uang pembinaan bagi para pemenang pertandingan dan sekaligus menutup kegiatan tersebut, bahwa kegiatan yang digawanginya adalah salah satu bentuk pembinaan teritorial keluar.
Dimana dalam kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Kodim 0803/Madiun terhadap pembinaan generasi muda di Madiun, sekaligus membantu pemerintah daerah dalam menggali potensi pemuda di bidang olah raga. Sehingga nantinya jika telah terpilih bibit-bibit yang berprestasi dapat diberdayakan oleh pemerintah daerah untuk bisa tampil dan mengharumkan nama Madiun, baitu itu di daerah maupun ke tingkat nasional.
Selain itu pula melalui kegiatan ini, bagi mereka yang berprestasi dan memiliki kemauan untuk menjadi anggota TNI AD serta memenuhi persayaratan untuk menjadi TNI AD, maka ada hadiah menarik bagi yang bersangkutan tersebut. Tentunya hadiah ini mendukung mereka untuk menjadi anggota TNI AD seperti yang mereka inginkan.
Disisi lain dalam pertandingan itu sendiri, setiap pemuda yang ingin berlaga dalan pertandingan tersebut harus bergabung dalam tim di Koramil dimana ia berdomisili. Dan anggota Koramil hanya akan melengkapi jika tim tersebut kekurangan anggota.
Dan sebagai penengah dalam pertadingan tersebut, Kodim 0803/Madiun langsung mendatangkan wasit dari Persatuan Sepak Bola Kabupaten Madiun (Persekama).
Sedangkan juara dalam pertandingan tersebut adalah tim dari Koramil 0803/15 Kartoarjo pada posisi pertama, disusul dengan Koramil 0803/08 Mejayan posisi dua dan Koramil 0803/04 pada urutan ketiga.
“ Diantara kegiatan Binter keluar kita selain melaksanakan kegiatan ini, kita juga melaksanakan olah raga bersama Polri. Sedangkan kalau kedalam kita melaksanakan olah raga bersama anggota tiap selasa, kamis dan jum’at. Dan khusus hari jum’at kita juga melaksanakan senam aerobik,” kata suami Dra. Luh Putu Tuti Artini menutup perbincangan. (pr)

Selasa, 01 Juni 2010

KWARDA DELEGASIKAN 20 PESERTA IKUTI PERAN SAKA NASIONAL 2010


Kegiatan Perkemahan Antar Satuan Karya (peran saka) bakal digelar pada 17-21 Juni mendatang di Pulau Nipah, Provinsi Kepulauan Riau. Kini, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka (Kwarda GP) Jawa Timur siap mendelegasikan 20 peserta pramuka penegak pandega mewakili delapan saka di Jatim. Delapan saka tersebut, yakni Saka Bahari, Bhayangkara, Dirgantara, Bakti Husada, Wanabakti, Taruna Bumi, Kencana, dan Wirakartika.
Ketua Dewan Kerja Daerah (DKD) Kwarda GP Jatim, Zamzami Sabiq saat dikonfirmasi, Senin (31/5) menjelaskan, untuk mempersiapkan delegasi Jatim tersebut, intinya delapan saka ini telah menyatakan kesiapannya untuk bisa mengikuti peran saka dan telah menentukan delegasinya untuk menjadi peserta.
Ia menuturkan, pihaknya juga bakal mengumpulkan seluruh peserta selama tiga hari, yakni mulai 11 Juni mendatang di kantor Kwarda Jatim. Ini dilakukan untuk menyamakan persepsi tiap anggota yang berasal dari saka yang berbeda dan untuk berdinamika bersama sebelum berangkat pada 13 Juni.
“Dengan menyamakan persepsi antar peserta Jatim, maka diharapkan seluruhnya dapat saling bersinergi dan bekerjasama sebagai tim yang mewakili Jatim,” katanya. Mengenai proses pemberangkatan peserta, awalnya bakal menggunakan kapal RI dari Lantamal V Surabaya. Namun, karena ternyata kapal berangkat dari Jakarta, maka delegasi bakal diberangkatkan ke Jakarta terlebih dahulu menggunakan kereta api.
Proses penentuan peserta sebelumnya telah dilakukan oleh masing-masing saka, sehingga Kwarda bersama DKD sifatnya hanya sebagai fasilitator pendelegasian peserta. Selain itu, rombongan Jatim juga bakal diikuti dua orang selaku pembina pendamping (bindamping), dan dua orang sebagai pimpinan kontingen daerah (pinkonda).
Peran Saka Nasional 2010 ini merupakan salah satu bentuk perwujudan dari upaya mencapai tujuan gerakan pramuka, yakni revitalisasi bagi generasi muda. Untuk tujuan utama dilaksanakannya kegiatan tersebut di ulau Nipah, ini dilakukan dalam rangka menyosialisasikan salah satu pulau terluar yang dimiliki oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kepada peserta. Dengan itu, peserta didik yang merupakan anggota pramuka aktif dalam Saka dapat memiliki semangat untuk mempertahankan keutuhan NKRI.
Tujuan itu juga disesuaikan dengan tema kegiatan, yakni Dengan Semangat Kebersamaan dan Kesadaran Memiliki Negara Kepulauan Terbesar, Satuan Karya Pramuka Ikut Mensukseskan Pemberdayaan Wilayah Pertahanan NKRI. Rencananya, kegiatan Peran Saka dipusatkan di Bumi Perkemahan Marina City Water Spring, Komplek Haris Resort, Batam, Kepulauan Riau dan untuk lokasi sub kemah bakal ditempatkan di Pulau Nipah.
Dia mengatakan, seluruh peserta yang mengikuti kegiatan akan diberangkatkan dari Jakarta (Tanjung Priok) menuju lokasi kegiatan dengan menggunakan KRI, kecuali peserta yang berasal dari wilayah Sumatera. Selama acara berlangsung, peserta diberikan berbagai bekal materi dan praktik melalui metode permainan, ceramah, diskusi, demonstrasi, dan simulasi. Ini dilakukan dengan perbandingan aktivitas di dalam area perkemahan sebanyak 70 persen dan aktivitas di luar area perkemahan sebesar 30 persen.
Untuk persyaratan peserta, bindamping, dan pinkonda, yakni membayar fee sebesar Rp 505.000 per orang bagi peserta yang menggunakan KRI dari Jakarta, dan fee sebesar Rp. 265.000 per orang bagi peserta yang tidak menggunakan KRI dari Jakarta. Ia berharap segala jenis persyaratan bagi delegasi Jatim bisa segera diselesaikan bulan ini, sehingga dapat turut menyukseskan Peran Saka Nasional 2010. (pr)
TELKOM TAMBAH 167 BTS

PT Telkom Jatim akhir tahun 2010 menambah jumlah Base Transceiver Station (BTS). Penambahan infrastruktur tersebut untuk meningkatkan jaringan sarana telekomunikasi seluler dan internet.
General Manager Network Service Telkom area Jatim, Bali, dan Nusra, I Ketut Budi Utama, Senin (31/5) mengatakan, pembangunan infrastruktur dan peningkatan kinerja jaringan Telkom juga menjadi hal yang baik bagi meningkatnya loyalitas pelanggan. “Masyarakat makin percaya karena beberapa titik kepadatan trafik sudah bisa disolusikan dengan program optimasi network secara terus menerus,” tambahnya.
Saat ini, terdapat 1.500 BTS meng-cover area Jatim, Bali, dan Nusra, 1315 di antaranya berlokasi di Jawa Timur. “Sampai akhir 2010 ini, kami masih akan menambah 167 BTS lagi,” kata Ketut.
Jumlah BTS tersebut saat ini sudah sangat memadai untuk meningkatkan keberhasilan panggil sampai 97,6%, dan menekan angka drop call dibawah 1%, atau menjadi 0,5%. Pemanfaatan internet juga bisa lebih maksimal.
Sebagaimana telah diberitakan, selain pemanfaatan BTS tersebut, Telkom juga terus memanfaatkan BTS bersama yang dibangun untuk meningkatkan kinerja bisnis PT Telkom Group. Tahun 2008, Telkom sepakat untuk melaksanakan sinergi pada 3.785 BTS.
Kesepakatan sinergi tersebar di berbagai wilayah, seperti Sumatera Utara 635 BTS, Sumatera Selatan 267 BTS, Jabodetabek-Serang-Banten 799 BTS, Bali-Nusa Tenggara Barat 219 BTS, Kalimatan 107 BTS, Sulawesi-Maluku-Irian Jaya 504 BTS.
Layanan sinergitas tersebut dilakukan untuk memperkuat posisi bisnis, serta untuk memperkuat jangkauan layanan yang lebih merata hingga ke daerah-daerah. Sinergi BTS sangat menguntungkan dari berbagai aspek. Sinergi BTS bisa menghasilkan efisiensi ivestasi yang tinggi. Daripada membangun menara yang lebih mahal, yang pemanfaatan kapasitasnya belum tentu penuh, lebih baik memanfaatkan kapasitas BTS bersama.
Kinerja PT Telkom pada triwulan pertama 2010 memberikan indikasi pertumbuhan yang menggembirakan. Hal ini ditunjukkan dengan pertumbuhan laba bersih yang mencapai dua digit 13% dibandingkan periode yang sama tahun 2009. Laba bersih pada triwulan I tahun 2010 mencapai Rp 2,8 trilliun, sedangkan pada triwulan I tahun 2009 mencapai Rp 2,5 triliun. Total Pendapatan operasi tumbuh sebesar 6,2% dan mencapai Rp 16,6 triliun pada triwulan I tahun 2010.
Pertumbuhan pada pendapatan operasi ini dipicu oleh pertumbuhan yang terjadi pada pendapatan data, internet dan teknologi informatika yang mencapai 24,7% menjadi Rp 5,0 triliun. Dengan pencapaian ini, maka kontribusi pendapatan Data, internet dan teknologi informatika terhadap total pendapatan operasi mencapai 30,1%, meningkat dari periode yang sama tahun 2009 yang mencapai 25,7%.
Pertumbuhan pada pendapatan data, internet dan teknologi informatika, terutama berasal dari pendapatan internet dan data komunikasi dengan pertumbuhan sebesar 45,9% yang disebabkan oleh peningkatan yang signifikan atas jumlah pelanggan dan user layanan pita lebar fixed maupun mobile, yaitu Speedy dan Flash, masing-masing sebesar 79% dan 607%. Disamping pendapatan internet, pendapatan SMS juga tumbuh sebesar 11,5%. (pr)
DILANTIK, 26 PEJABAT ESELON II

Jatim Newsroom, Senin (31/5);
Gubernur Jawa Timur, Dr H Soekarwo melantik 26 pejabat Eselon II dan 62 pejabat Eselon III di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim.
Soekarwo dalam sambutannya usai melantik di Graha Wicaksana Praja Jl Pahlawan Surabaya, Senin (31/5) mengatakan, pengangkatan seorang Pegawai Negeri Sipil dalam suatu jabatan struktural terutama jabatan penting dengan ruang lingkup yang luas dan menyangkut kepentingan orang banyak adalah sebuah kepercayaan besar. Oleh karena itu, penunjukan seseorang pada suatu jabatan harus dilakukan melalui suatu mekanisme yang tepat dan pengamatan yang seksama.
Penentuan untuk menduduki suatu jabatan didasarkan atas berbagai pertimbangan baik latar belakang pendidikan, pengalaman tugas, kematangan dalam kepemimpinan, integritas, maupun loyalitas. Terlebih penting, jabatan itu mampu dilaksanakan dengan penuh amanah dan tanggung jawab.
Dia menambahkan, makna bahwa jabatan merupakan bentuk pengabdian kepada negara yang dilakukan dengan penuh kejujuran dan keikhalasan, sebab cukup banyak orang yang cakap, layak, dan mampu menempati suatu jabatan penting, tetapi tidak banyak orang yang mampu menjalankan dengan amanah, jujur, dan ikhlas.
Setiap gerak langkah pemerintah senantiasa terinspirasi untuk memakmurkan dan menyejahterakan rakyatnya. Hal itu sebagai wujud pertanggungjawaban atas amanah yang diemban pemerintah untuk mengangkat harkat dan martabat kehidupan masyarakat banyak. Oleh karena itu, pemerintah senantiasa berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk rakyatnya baik dalam tugas pemerintahan secara umum maupun dalam tugas kemasyarakatan lainnya.
Dalam kaitan itu, untuk menjangkau cakupan tugas yang luas, diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu mengadaptasi berbagai keadaan dan perkembangan masyarakat. Menghadapi yang demikian, aparatur harus mempersiapkan diri sebaik mungkin melalui berbagai upaya pengembangan kapasitas agar mampu menganalisa secara tepat berbagai permasalahan pelaksanaan tugas dan kewenangan dalam rangka memberikan pertimbangan dan analisa yang komprehensif kepada pimpinan, khususnya dalam proses perumusan kebijakan.
Gubernur mengharapkan kepada pejabat yang dilantik agar segera beradaptasi terhadap jajarannya dan menjaga kekompakan baik di dalam maupun diluar organisasi serta meningkatkan profesionalisme sebagai jawaban akan tuntutan global. Selain itu, dalam melaksanakan tugasnya dituntut memiliki integritas yang tinggi yang berdasarkan kepada kejujuran, kesederhanaan, sifat hemat, etos kerja yang tinggi, dan sekaligus mampu mengakomodasi tugas pokok fungsinya.
“Pejabat harus mampu memberikan analisis serta masukan yang jelas dan stratejik kepada pimpinan mengenai kebijakan maupu mengatasi permasalahan yang semakin kompleks serta pandai mencari terobosan baru dan kreatif demi mewujudkan suksesnya visi dan misi yang diemban oleh Pemerintah Provinsi Jatim,” paparnya.
Berdasarkan keputusan Gubernur Jatim No 821.2/923 dan 924/212/2010 tentang Pengangkatan Dalam Jabatan, Pejabat Eselon II dilantik, Sekretaris KORPRI Jatim Drs Agung Harianto MSi, Staf Ahli Gubernur Jatim Bidang Hukum dan Politik Drs Soerkardi MSi, Asisten Pemerintahan Sekdaprop Jatim Gathot Hendro Priyono SH MHum, Asisten Kesejahteraan Masyarakat Sekdaprov Jatim Dr Edi Purwinarto MSi, Kadisnakertransduk Jatim Dr Hary Soegiri MBA MSi, Kadis PU Bina Marga Jatim Ir Gentur Prihantono SP MT, Kadis PU Pengairan Jatim Ir Supaad MSI, Kadinsos Jatim Ir Mustofa Chamal Basya MM, Kabiro Adminitrasi Pembangunan Setdaprop Jatim Ir Dachlan MT.
Kabandiklat Jatim Ir Warno Hari Sasono MEng, Kadisdik Jatim Dr Harun MSi MM, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Jatim Dr H Jarianto MSi, Kadisnak Jatim, Ir Suparwoko Adisoemarto MM, Staf Ahli Gubernur Jatim Bidang Ekonomi dan Keuangan Ir Tadjuddin Nur Kadir MS, Kepala Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan di Pamekasan Ir Eddy Santoso MM, Staf Ahli Gubernur Jatim Bidang Pembangunan Dr Drs Idrus MSi, Kabiro Administrasi Kerjasama Setdaprop Jatim Ir Lili Soleh Wartadipraja MM, Kabiro Adminitrasi Kesejahteraan Rakyat Setdaprop Jatim Drs Saiful Rachman MM MPd.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jatim Drs Siswanto MM, Kepala Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan di Malang Harjogi SH MSi, Inspektur Propinsi Jatim Drs Zarkasi MSi, Kabiro Organisasi Setdaprop Jatim Ratnadi Ismaon SH, Sekretaris DPRD Jatim Drs Sukardi MSi, Direktur RSU dr Saiful Anwar Malang dr Dodo Anondo MPH, Direktur RSU dr Soedono Madiun dr Restu Kurnia T MKes. (pr)

Kasdam V/Brawijaya Diserahterimakan

Surabaya,
Dipenghujung bulan Mei kemarin, Kodam V/Brawijaya mempunyai hajat besar, yaitu acara serah terima Kepala Staf Kodam V/Brawijaya, yang dilaksanakan di Makodam V/Brawijaya. Dimana pada Senin (31/5) tersebut, Panglima Kodam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suwarno, S.IP., M.Sc. melantik Brigjen TNI Avianto Saptono sebagai Kepala Staf Kodam V/Brawijaya yang baru menggantikan Brigjen TNI Leonardus JP. Siegers, S.IP.

Dimana Brigjen TNI Leonardus JP. Siegers, S.IP. selanjutnya akan menduduki jabatan baru sebagai Pangdam I/Bukit Barisan, sedangkan Brigjen TNI Avianto Saptono sendiri sebelumnya menjabat sebagai Kasgartap I Jakarta.

Sementara itu Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suwarno, S.IP., M.Sc. dalam amanatnya mengatakan, saat ini di beberapa kabupaten dan kota di Jawa Timur sedang melaksanakan pesta demokrasi Pemilihan Kepala dan Wakil Kepala Daerah. Yangmana disalah satu daerah pemilihan sempat terjadi insiden aksi massa merugikan dan sempat mengganggu stabilitas wilayah.

Oleh karena itu Pangdam mengharapkan kepada pejabat di wilayah agar senantiasa mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi terkait dengan kegiatan agenda politik di wilayah Jawa Timur sehingga dapat berjalan aman dan sukses.

Lebih jauh Pangdam menekankan kepada segenap prajurit di jajaran Kodam V/Brawijaya untuk senantiasa menjaga netralitas TNI. Begitu pula kepada ibu-ibu dan keluarga besar TNI yang sudah bisa menggunakan hak pilihnya agar dapat memilih sesuai hati nurani dan pikiran yang bersih agar dapat memilih calon Pemimpin daerah yang terbaik.

Disisi lain dalam waktu dekat lingkungan Kodam V/Brawijaya akan dijadikan tempat studi wilayah pertahanan oleh Pasis dari Seskoad. Oleh karena itu diharapkan kepada para Komandan dan Staf terkait, agar mempersiapkan diri semaksimal mungkin.

“Mari kita terima dan kita bantu dengan baik serta berikan kesan positif agar mereka dapat melaksanakan tugasnya secara maksimal serta bermanfaat bagi lembaga pendidikan maupun Kodam V/Brawijaya,” tegas Jenderal Bintang Dua itu. (pro)